Desain interaksi pengguna website

Posted in Komputer, Kuliah by derwan dani on 14 March , 2011

Alasan saya menulis tentang desain interaksi ini adalah untuk memenuhi tugas IMK ,  saya ditugaskan untuk mengamati sebuah website e-commerce yang menjual peralatan bayi ( http://www.istan*bay*.com/) untuk di nilai sesuai dengan tipe pengguna.  semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi yang membaca.

Ada beberapa tipe pengguna website :

1. Pengguna tipe Customer

menurut Chak (2002), adalah user yang sudah pernah bertransaksi dan sudah beberapa kali bertransaksi. Ia adalah member yang memiliki hak akses tertentu atas website. Ia harus bisa mengetahui status dari pesanan yang sudah pernah dipesannya. User tipe ini tentu saja termasuk Transactor, tapi sudah cukup “berpengalaman” dalam melakukan belanja di website itu.

2. Pengguna tipe Transactor

menurut Chak (2002), adalah user yang memang sudah siap untuk melakukan transaksi, atau dengan kata lain sudah siap untuk membeli produk yang ditawarkan di suatu website. Ia ingin transaksinya berjalan dengan mudah, cepat, dan aman. User tipe ini tentu saja sudah melakukan browsing dan evaluasi terhadap produk-produk yang ditawarkan. Mungkin saja ia memang berniat membeli dari awal, atau hendak melanjutkan transaksi yang sempat tertunda sebelumnya. User tipe ini yang seharusnya “dipertahankan”, karena merekalah konsumen yang potensial. Bila mereka lari dari website kita, maka gagal pula bisnis yang dijalankan.

3. pengguna  dengan tipe Evaluator

menurut Chak (2002), adalah user yang sudah memiliki informasi dasar mengenai suatu website dan ingin melihat lebih detail. Ia sudah melakukan beberapa eksplorasi untuk membantunya mengambil keputusan. Ia memiliki beberapa kriteria dan ingin melihat detail dari suatu produk yang ditawarkan di website itu. User tipe ini satu tingkat lebih tinggi dari tipe Browser

4. Pengguna dengan tipe Browser

menurut Chak (2002), adalah orang yang baru pertama kali mengunjungi suatu website. Ia belum memiliki pengetahuan apapun tentang website tersebut. Ia membutuhkan bantuan untuk mengetahui “Dari mana saya harus memulai“. Website yang baik adalah website yang mampu mengatasi masalah tipe user ini, yang dapat membimbing user baru dalam menjelajah.

Kali ini saya akan memberikan contoh untuk tipe EVALUATOR

Misalnya kali ini saya ingin membeli  Sleep Positioner pada instanabayi.com , pertama kali saya bingung untuk mencari peralatan tersebut karena menu yang diberikan di tumpuk hanya pada satu tempat saja. dan yang ditampilkan dilayar hanya gambar Stroller.

kemudian setelah menu didapatkan ketika dipilih maka produk-produk Sleep positioner ditampilkan . kemudian saya ingin melihat detail dari produk tersebut namun tidak ada pilihan untuk melihat detail produk tersebut yang ditampilkan hanya gambar, merk dan harga dari  produk  tersebut , dan hanya ada tombol beli .

saya berpikir apa memang tidak ada detailnya prduk ini ? hehehe🙂 !!

Oh ternyata untuk melihat detail dari produk tersebut kita hanya tinggal mengklik nama produk tersebut maka kemudian detail produknya akan ditampilkan!! ( cukup membingungkan untuk mengetahuinya !! ) :)) . dari detail  produknya juga hanya berbahasa inggris saja.. saya bertanya lagi dalam hati apakah ini khusus untuk penjualan luar negeri ??

Dari detail produk tersebut tidak di tampilkan rate dari orang-orang yang sudah pernah menggunakan. sehingga masih membuat keraguan bagi saya untuk membeli ( sebagai evaluator),  kemudian tidak ditampilkan kelebihan-kelebihan produk tersebut dari produk lain.

Kesimpulan untuk desain bagi pengguna bertipe evaluator :

1. Desain menu kurang bersahabat ,membingungkan untuk memilih produk  yang di butuhkan

2. fitur pencarian kurang begitu berguna karena penempatan yang kurang tepat

3. ketika kategori prodak di pilih tidak ditampilkan menu untuk detail dari produk-produk yang ditampilkan

4. Tidak ditampilkan rating dari prodak tersebut sehingga tidak dapat melihat kualitas produk tersebut

5. Tidak di berikan kelebihan-kelebihan dari produk tersebut dibandingkan produk-produk lain.

6. penggunaan bahasa inggris , apakah ditujukan untuk indonesia atau luar negeri ?

untuk selanjutkan akan dibahas lebih mendetail beserta contoh2nya. yang lain!!

sumber  yang digunakan:

http://yuli.susanti08.student.ipb.ac.id/

http://www.istanabayi.com

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. derwan dani said, on 14 March , 2011 at 10:49 am

    capek juga nulis!! memang ga berbakat jadi penulis ni😛 butek otaknya klo nulis2 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: